coretan dbalik rintikan hujan

lucu ya? 

bagaimana dulunya kita bagaikan langit dan bumi.

aku bumi yang cuma bisa melihatmu dari jauh, yang cuma bisa liat matahari yang bertahta dilangitmu.

aku cuma bisa melihatmu dan merasakan terik teduhmu..

dulu kita bagaikan artis panggung dan penontonnya.

aku penontonmu yang cuma bisa menikmati keseruan cerita yang kau sajikan.

aku cuma bisa memandangi lakon yang kau mainkan,

lalu aku hanya bisa memuji dalam hati, mengagumi dalam diam, kemudian bertepuk tangan atas hiburan sempurnamu..

kau langit, yang sangat jauh sekali untuk ku raih..sehingga tak pernah sedetik pun aku berangan-angan mendekapmu..menyentuhmu pun tidak..

kau artis panggung, yang sangat tidak mungkin aku dapat menggenggam tanganmu meski sekejap, ibarat seorang fans yang menggilai idolanya..sehingga tak pernah sedetikpun aku berangan-angan mendekatimu..bisa dengan leluasa memandangimu aku sudah luar biasa bahagia..

kau artis panggung yang datang dan pergi untuk menghiburku,penontonmu..

dan aku selalu bersedih dalam diam setiap saat kau menyelesaikan lakonmu lalu pergi..

lalu aku menjadi berduka sangat dalam saat ku pastikan kau akan pergi dan tak mungkin kembali menghiburku..

aku kehilangan artis panggung idolaku..aku penonton yang kehilangan gairah untuk menikmati hiburan dari artis lainnya..

sampai aku pastikan bahwa aku hanyalah penonton yang harus terus bisa menikmati semua lakon cerita,siapapun artisnya..

sampai aku pastikan bahwa aku hanyalah bumi yang hanya bisa diam melihatmu dari kejauhan.

namun aku selalu setia menjadi bumimu yang terus diam di tempatku untuk memandangimu..aku selalu setia menjadi penontonmu meski kau tidak pernah lagi menjadi artisnya..

aku dan kamu, dulu setidak mungkin itu..

tapi ternyata waktu menyimpan rahasianya,waktu memendam segala rencana..

setidak mungkin itu menjadi sangat mungkin yang tak pernah terbayangkan oleh imajinasiku..

aku tak lagi menjadi bumimu..yang bahkan tak pernah berangan-angan meraihmu,menyentuhmu, apalagi mendekapmu..

aku tak perlu berangan-angan,karena semua itu akhirnya nyata bagiku..

aku mampu menyentuhmu,menyentuh keindahan parasmu..bahkan dari jarak terdekatku..tepat didepan mataku..

aku bisa merasakan manisnya kecupan lembutmu yang bertubi-tubi melemahkan jantungku..menghilangkan akal sehatku..

aku bahkan benar-benar bisa mendekapmu,memelukmu semauku..menikmati hangatnya ragamu..

aku sudah tak lagi menjadi penonton setiamu..yang bahkan tak pernah berangan-angan mampu mendekatimu apalagi menggenggam tanganmu..

aku tak perlu berangan-angan, karena pada akhirnya itu menjadi nyata bagiku..

aku mampu berada didekatmu..sangat dekat,hingga tak ada jarak lagi diantara kita..

aku bahkan bisa menggenggam tanganmu selama yang aku mau..

aku tak lagi diam-diam mengagumimu..karena kapanpun aku mampu utarakan kekagumanku padamu..rasa cintaku padamu..

aku tak lagi harus diam-diam sedih kau tinggal pergi..karena kapanpun aku mampu memintamu untuk tidak pergi meniggalkanku..

aku bahkan tak mengira akan menjadi semanis itu..

sangat manis sampai aku tak mampu menolak cinta yang tumbuh dihatiku..

ya, aku mencintaimu..

…………………………………………………………………………………………..

setelah itu semua, lalu apa yang terjadi?

kita sekarang selalu saling berdebat, menyalahkan,mencaci maki, dan membenci..

kita selalu mau menang atas ego sendiri dalam diam kita..

kita bahkan saling menyembunyikan rasa yang pernah begitu manis menghampiri kita..

kita diam atas kesalahan yang kita buat sendiri..kita diam atas cinta yang kita ciptakan sendiri..dan kita diam atas keegoan yang kita pupuk sendiri..

bukankah kita dulu saling mengungkap kata cinta?

bukankah kita dulu saling berbagi tawa?

bukankah kita dulu saling merindukan?

bukankah kita dulu saling menunjukkan rasa sayang dan perhatian?

bukankah kita dulu saling menggenggam?

lalu kini kita hanya diam dalam amarah yang tak terucap lisan?

lucu yaa..

……………………………………………………………………………………………..

ya..karena pada akhirnya kau akan tetap menjadi langitku..yang sudah bertahta jauh disana..aku tak mungkin mengejarmu,jika bukan kau yang mendekatiku lewat teduhmu..yang tak mungkin memilikimu..jika bukan kau yang berusaha menaungiku..

tapi tidak..aku bahkan terlalu takut berangan-angan untuk bisa memilikimu..

dan kau juga akan tetap menjadi artis panggungku..

karena aku sadar bukan hanya aku satu-satunya penonton yang kau hibur..

bukan hanya aku satu-satunya penonton setia yang mengagumi sekaligus mencintaimu..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Get Paid To Promote, Get Paid To Popup, Get Paid Display Banner
%d blogger menyukai ini: