Suryo Lan sak Rencang-rencang

“Wajib atas kalian utk bersama dgn al-jamaah dan berhati-hatilah kalian dari perpecahan. Sesungguh setan bersama orang yg sendirian sedangkan dari orang yg berdua dia lbh jauh. Barangsiapa yg menginginkan tengah-tengah surga mk hendaklah dia bersama jamaah. Barangsiapa yg kebaikan-kebaikan menggembirakan dia dan kejelekan-kejelekan menyusahkan dia mk dia adl seorang mukmin.”(Diriwayatkan dari Abdullah bin Dinar dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhum).

 
Di saat orang lain ditakdirkan hidup di antara kita, kebersamaan kadangkala tak termaknakan secukupnya. Tidak jarang, kesempatan untuk bersama dirubah menjadi ajang permusuhan.  Akibatnya, hidup bermakna perpecahan, yang melahirkan ketidakdamaian.  Ketidakdamaian membuat hidup yang singkat semakin singkat, kebahagiaan menjadi kesengsaraan, kesempatan menjadi kesempitan, dan persaudaraan menjadi permusuhan.Padahal telah diingatkan, hidup di dunia ini tak lebih dari sekali.  Seperti setiap hari bisa disaksikan atau didengar, satu-satu di antara kita pergi menghadap Ilahi.  Tak jarang juga secara beramai-ramai, seperti saat terjadi musibah gempa dan tsunami.  Tak ada yang kembali, meskipun serak suara dan habis airmata menangisinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Get Paid To Promote, Get Paid To Popup, Get Paid Display Banner
%d blogger menyukai ini: